Bab.115 Berdamai

1816 Kata

Gelar resepsi pernikahan mereka berlangsung meriah. Tamu yang membludak sempat membuat Mara yang sedang hamil muda kewalahan dan beberapa kali beristirahat selama menyalami mereka. Namun, beruntung dia masih kuat sampai acara hampir selesai. “Ciee … yang sekarang sudah dipanggil Nyonya Jarvis!” goda Luna cengengesan, karena sejak hari ini memang orang akan mengenali Mara sebagai istri Aryan Jarvis. Mara hanya tertawa pelan. Dia tahu banyak dari tamu di sana yang punya pikiran miring, karena melihat perbedaan umur dan latar belakang sosialnya yang beda jauh dengan Aryan. “Capek banget aku, Lun.” keluhnya meringis merasakan kakinya yang pegal harus berdiri lama. “Minum dulu!” Lala yang menyusul naik mengulurkan jus untuk Mara dan Dila. Lucu, mereka bertiga berteman dan sekarang juga sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN