" Bukannya ini asisten pribadi nya Shivin, kenapa dia bisa ada disini. bukankah ini sangat memalukan bagi seorang pria berada di dalam kamar mandi wanita, ah tapi tidak apa-apa " . batin gadis di hadapannya Felix sambil menatap ke arah Felix dari ujung rambut hingga ujung kaki, dia tampak tersenyam- senyum seperti orang yang sangat karena mendapat kan sesuatu yang sangat indah. "Bukankah ini gadis yang juga sempat menabrak ku kemaren dirumah nya Nona Sheila, bukannya dia teman nya Nona Sheila" batin Felix didalam hati sambil menggigit bibir bawahnya karena merasa sangat malu. "seperti nya kita pernah bertemu sebelumnya, tapi dimana ya?" tanya Felix kaku yang berusaha pura- pura lupa. "iya benar, saya Zeline sahabat nya Sheila. Kita pernah bertemu sebelumnya, tepatnya di rumah Sheila, d

