hati yang begitu mulia

560 Kata

Setelah melakukan sarapan, Shivin memutuskan balik kekamar nya karna dia dilarang ke kantor oleh sang papa, sedangkan Sheila beranjak menuju ke dapur, sebenarnya dia bingung harus melakukan apa dirumah ini. "Huh, tidak ada tanda-tanda kehidupan disini". lirih Sheila "nona Sheila!ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang art dirumah itu. "hmm,iya bik!!tidak, makasih".sahut Sheila dengan tersenyum ramah. "hmm, sebaiknya aku balik saja kekamar". sembari menuju ke kamar Sheila asik memainkan ponselnya, sesampainya di depan pintu, tiba-tiba bruk, "apakah kau punya mata?jalan itu pake mata bukan pake dengkul."bentak seorang pria yang ternyata suaminya "sejak kapan jalan pake mata?jalan itu pakek kaki pak!"sahut Sheila membantah "kalo dibilangin jangan bantah!!"ketus Shivin lalu beranj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN