Sheila kemudian meletakkan mangkuk bubur, lalu melangkah untuk membukakan pintu ruangan, ternyata yang datang adalah Felix. Dia datang untuk menjemput Tuan dan Nona nya. Seperti nya Felix trauma dengan kejadian tadi malam, makanya kali ini dia mengetuk pintu dulu sebelum masuk. Sheila bergegas untuk menyisiri rambut suami nya, lalu mempersiapkan barang- barang yang akan dibawa pulang. setelah itu mereka pun turun untuk pulang. Saat masih di lorong rumah sakit, "sayang apa kita tidak sekalian memeriksa kandungan kamu dulu?" tanya Shivin. Sheila menggeleng, "kita pulang saja dulu, aku ingin mandi dan mengganti pakaian ku dulu". jawab Sheila. "baiklah ibu hamil" Shivin mengecup pipi sang istri. Felix membawakan barang- barangnya, lalu masuk ke dalam mobil. Mobil melaju kejalan. Sepenjan

