"Heh Mba, kenapa malah bengong?" tanya gadis itu menatap sinis ke arah Sheila. Sheila sekejap tersenyum kecut dengan matanya yang tajam dan sinis kearah wanita itu, kemudian dia mengabaikan nya dan melangkah untuk pergi. Tapi perempuan itu menarik lengan Sheila dengan sangat kasar, hampir saja Sheila terjatuh, untung tubuh Sheila kuat. "mba, apa kau tidak punya otak? setelah menabrak ku, sekarang kau ingin pergi begitu saja. dengar ya,Lo harus ganti rugi ponsel gue yang jatuh tadi". ujar perempuan itu. "mba?? mba sendiri punya otak kan, tapi kok nggak bisa di pakai . atau otak mba nya cuma berfungsi untuk pajangan doang, jelas- jelas tadi mba loh yang nabrak saya. sekarang kenapa malah mba yang merasa seolah- olah jadi korban dan menjadi wanita paling tersakiti di muka bumi ini". ketus

