"kau menangis??" tanya Shivin tetapi Sheila tidak menjawabnya, hanya saja tangan dengan sigapnya mengambil air lalu mengusap air itu ke wajah nya. "kenapa kau menangis??" tanya Shivin lagi. "pak,kenapa bapak masuk kemari? bukankah di ruangan bapak ada toilet", Sheila balik bertanya, mereka hanya saling menatap lewat cermin yang ada di depannya. "tadi aku mendengar suara aneh dari sini, ya seperti suara raungan. jadi aku memeriksa nya". ujar Shivin santai. Sheila berusaha menutupi rasa malunya karna sudah tertangkap basah sedang menangis. Shivin yang memandang Sheila tanpa mengenakan kacamata "cantik, eh kenapa aku malah memuji nya" gumam Shivin. "kau kenapa menangis??" tanya nya lagi. "a.. aku tidak menangis pak!!!" bantah Sheila. "ouh kau tidak menangis, berarti tadi kau sedang

