orang baru

1118 Kata

Zoni telah kembali ke Rumah, sampai di rumah pria itu celingukan mencari si penitip barang. "kemana dia, kenapa tidak nampak batang hidungnya sedikit pun" gumam Zoni menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia menunggu sang penitip barang didepan kamar nya, gadis yang ditunggu itupun keluar. "kak ini titipan kakak" Zoni menyerahkan plastik yang dibawa nya dari apotek kepada Zeline. "wah cepat nya, makasih adik kakak tersayang" puji Zeline pura pura senang. "sama-sama, aku mau kekamar dulu ngantuk banget nih" ujar Zoni lalu masuk ke dalam kamar nya. "Aih banyak nya dia beli, dia pikir puyer apa, belinya sampai sebanyak ini. kukira harganya itu mahal, terdapat dapat nya banyak juga. pasti dibelikan pakek semua uang nya, dasar bocah tengil". ujar Zeline menggelengkan kepalanya. Zeline ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN