Menunggu

972 Kata

"Aku! Kamu tanya aku siapa!" dengan wajah garang dan mata melotot wanita itu menatapku, "Aku itu pacarnya Riki, Riki Ginanjar! Direktur di perusahaan D." Aku menggeleng sambil tersenyum. "Sopan sedikit Tanti!" kali ini Riki bersuara. "Aku harus sopan! Sopan pada pelakor macam dia?!" ucapnya lagi menohok hati. Sambil menuding wajahku. Faza seketika menangis ketakutan. Kuraihnya dalam gendongan. "Mas! Kamu lebih memilih wanita yang sudah beranak macam dia dari pada aku yang masih perawan!" ucapnya lagi. "Maaf, Mbak. Aku hanya rekan kerjanya!" ucapku sedikit kesal. "Lebih baik dia! Walaupun sudah punya anak tapi hasil pernikahan dari pada kamu yang masih perawan tapi tidur dengan laki-laki!" Pak Riki kembali berargumen. Seketika Tanti memerah wajahnya. "Mas! Kan sudah aku jelaska

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN