Angel berkali-kali menelan salivanya karena tatapan Vero. Pria itu menatapnya tajam tanpa mengerutkan kalimat satupun, yang membuat Angel merasa takut karena aura gelap yang Vero pancarkan. "Kamu berbohong!" Serunya benar-benar menyeramkan bagi Angel. Gadis itu hanya terdiam karena tidak tahu harus berbuat apa. Padahal dulu jika Daddy-nya yang menyusul, Angel masih berani berkata. Tapi entah mengapa saat melihat Vero dia malah terdiam. "Ah itu-" Angel menjeda kalimatnya mencari alasan yang tepat agar Vero tidak marah. Ayo cepat berpikir batin Angel. Vero mengangkat kedua alisnya. "Punya alasan yang tepat, nona?" Ucapnya seraya menekuk kedua tangannya di d**a. Lagi pula mau Angel mengatakan alasan apapun, dia tidak akan percaya. Karena Vero sudah tau semua apa yang Angel lakukan hari

