Dissdent girl 22

1335 Kata

Vero menarik nafas pendek saat Angel masih setia bergelayutan manja di lengannya. Bahkan banyak pasang mata menatap mereka iri karena terlihat pasangan yang romantis walau kenyataannya tidak seperti itu. Mereka bagaikan bumi dan langit walau terkadang keduanya memang suka terbawa suasana. Mereka sudah berada di dalam toko perhiasan tersebut. Namun sayang ternyata sangat Tante sedang tidak ada di sana. Mata Angel berbinar senang saat melihat benda-benda berkilau di sana. Vero menyenggol lengan Angel. "Ingat kita kesini hanya untuk membeli cincin bukan untuk membeli yang lain." Peringatnya membuat Angel memutar bola matanya malas. "Halo, selamat datang tuan Vero dan nona Angel." Sapa salah satu pegawai wanita menghampiri mereka dengan senyum ramahnya. Angel mengangkat kedua alisnya. Bag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN