Happy Reading ^_^ *** Roseanne melirik seorang perempuan yang terbaring dengan banyak bantuan alat medis di tubuhnya dengan perasaan yang campur aduk. Dan orang yang terbaring itu adalah Chrystalline Tan. Tentu saja, memang siapa lagi yang bisa membuatnya sekhawatir ini selain Chrystal? Lagi dan lagi, Chrystal melakukan hal yang sangat berbahaya. Padahal dia pikir Chrystal sudah baik-baik saja karena setiap psikiater datang, sang sahabat terlihat mengikuti terapi dengan baik. Tapi siapa sangka terapi-terapi itu hanya sekedar formalitas. Pikirannya tetap kacau dan terus mendengingkan tindakan self harm sebagai salah satu penyelesai masalah. Kalau bukan karena asisten rumah tangganya yang melapor sikap Chrystal aneh belakangan ini, maka Roseanne pasti tidak akan terfikir untuk menyewa s

