Happy Reading ^_^ **** Di detik dirinya dikabari oleh bagian receptionist kalau Chrystal datang ke perusahaan dan hendak menemui Karina, hal pertama yang Christopher lakukan adalah menyuruh supirnya untuk menambah kecepatan. Dia harus segera sampai perusahaan untuk melerai dua perempuan itu. Walau belum tahu tujuan Chrystal yang sebenarnya, tapi Christopher sudah bisa menebak penyebabnya. Chrystal pasti ini menginterogasi Karina perihal teleponnya saat dirinya dengan Chrystal masih di Selandia Baru. Christopher bukannya khawatir pada keadaan Karina. Yang pria itu khawatirkan justru Chrystal. Dia sangat hapal bagaimana meledak-ledaknya emosi Chrystal kalau berhubungan dengan Karina. Sekedar mendengar namanya pun dia sudah jengkel, apalagi bertemu secara langsung lengkap dengan kesalahan

