Happy Reading ^_^ *** Karina Josephine sedang berusaha memejamkan matanya kala pintu kamar perawatannya terbuka. Semula dia pikir orang tersebut adalah perawat yang ingin memeriksanya, tapi siapa sangka yang datang adalah kakak tirinya, Edward Maxwell. Secara spontan Karina langsung menegakkan tubuhnya dan menatap kakak tirinya dengan panik. “Kak, kau... datang?” lirih Karina. Kepalanya tertunduk. Pada titik ini dia tidak berani menatap mata sang kakak yang terlihat seperti menahan luka. Dan Karina tahu penyebabnya. Kalau sang kakak datang, berarti dia sudah mengetahui tentang penyakit yang Karina sembunyikan. Dan Karina menyesal karena hal itu terjadi begitu saja. Seharusnya dialah yang memberitahu sang kakak mengenai penyakitnya dan bukannya orang lain. “Bagaimana keadaanmu sekarang?

