BAB 62

1079 Kata

Yusuf termenung di depan makam ibunya, laki-laki itu hanya diam sambil terus menatap papan nisan yang mana tertera nama sang ibu di sana. Ibunya itu wanita yang sabar, dia hanya salah karena terlalu buta dengan cinta sampai nekat menikah dengan laki-laki yang mana orangtuanya tidak merestui ia, selebihnya, ibu Yusuf adalah wanita baik-baik. Dia tidak seperti apa yang orang lain katakan—gila uang, tidak tahu malu, gatal, dan lain sebagainya. Dia menikah dengan sang ayah karena dia memang hanya mencintai sang ayah, bukan karena ia cinta dengan kekayaan ayahnya. Semenjak menikah dengan pak Alhusayn, ibu Yusuf dibenci keluarga suaminya dan orang-orang yang bahkan tidak pernah ia temui pun ikut membencinya, ia benar-benar dipandang rendah dan hina. Keluarga pak Alhusayn-lah yang menyebar luask

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN