Chapter 49

1213 Kata

Part 49 Menjadi Tukang Cuci Piring Semua warga di sekitar tempat tinggal Kiya menjadi geger, karena wanita itu memutuskan pindah dan mengosongkan rumah kontrakan pada malam hari, setelah Isya. Memang sengaja pindah malam hari, karena agar warga tak banyak berkumpul dan bertanya. Kiya tak bersama bayinya, hanya menemani duduk di dalam mobil saja. Ada Jaelani yang mengangkut barang bersama dua orang temannya. Cukup satu kali angkut, maka semua barang sudah berpindah tempat ke kontrakan baru yang letaknya tidak jauh dari rumah Jaelani. “Pindah, Neng Kiya? Bang Elang mana?” “Istri melahirkan bayi lelaki lain, mana mungkin Bang Elang mau kembali lagi. Udah jijik kali.” “Nggak nyangka, ih!” “Sudah-sudah. Mbak Kiya, semoga betah di tempat baru. Mohon maaf jika selama beberapa tahun tinggal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN