Ekstra Part 2 Rasa penasaran Elang terbawa hingga esok hari. Semalaman ia tidak bisa tidur memikirkan anak kecil yang keluar dari toko roti semalam. Saat akan menuju kampus, Elang menyempatkan diri untuk mampir ke toko roti itu lagi. Untung saja sudah buka sejak pukul sembilan, sehingga tidak mengganggu jadwalnya yang masuk pukul sepuluh. Elang memarkirkan motornya di parkiran toko. Lalu ia masuk dan memilih beberapa jenis roti untuk ia santap jam makan siang nanti. “Selamat pagi, Mas. Ada yang bisa kami bantu?” sapa pelayan toko dengan ramah. “Pastinya saya mau beli roti, Mbak. Karena kalau beli batako bukan di sini tempatnya,” sahut Elang dengan bercanda. Pelayan toko berwajah manis itu pun ikut tertawa. “Silakan dipilih mau roti apa, Mas,” kata pelayan itu lagi sambil menunjuk etal

