Part 46 Fakta Mengejutkan di depan mata Elang Huri baru saja mengecek informasi M-banking yang masuk ke dalam ponselnya. Ada nominal seperti biasa yang telah ditransfer oleh Elang setiap tanggal lima. Huri tersenyum tipis, lalu melirik kedua buah hatinya yang tengah bermain dengan bunyi-bunyian di atas matras yang diberi pagar dari mainan. “Terima kasih, Bang Elang. Semoga rejeki Abang melimpah dan selalu diberi kebahagiaan bersama Teh Kiya,” gumam Huri tipis dengan mata berkaca-kaca. Setiap kali hatinya menyebut nama Elang, maka seperti sebuah mesin otomatis, air matanya siap tumpah kapan saja. Huri mengusap sudut matanya dengan ujung jari tengah, lalu kembali fokus pada Zayyan dan Hanan yang semakin aktif dan lincah. Keduanya semakin gesit bergerak ke sana kemari sehingga perlu perha

