Chapter 24

1109 Kata

Part 24 Sidang Perceraian Elang tiba lebih awal di pengadilan. Setelah mengonfirmasi kehadiran pada petugas, Elang duduk di kursi tunggu yang sudah disediakan. Orang berlalu-lalang pun sudah banyak. Bola matanya bergerak ke sana kemari memperhatikan begitu banyak orang di tempat seperti ini. Ada yang membawa anak kecil, orang tuanya, mungkin temannya dan juga ada yang membawa bayi. Sungguh kasihan anak sekecil itu sudah merasakan panasnya udara persidangan. Elang masih mencari keberadaan Huri dan ibunya. Sambil mengunyah potongan buah mangga yang ia bawa dari rumah, mata Elang tidak berkedip memantau gerbang masuk pengadilan. “Masih pagi sudah makan mangga, Mas. Perutnya nggak sakit?” tanya seorang ibu yang baru saja duduk di sampingnya. “Iya, Bu. Saya tidak bisa makan apa pun. Rasan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN