My Destiny | 19

2527 Kata

Syeila melingkarkan kedua tangannya pada pinggang Alex yang sedang berdiri di balkon kamar, pria itu merokok. Tumben sekali, pasti sedang ada sesuatu yang tengah dipikirkannya, dan hal ini pasti sangat berat dan membebankan. Alex tidak merokok jika pikirannya baik-baik saja, namun lihat sekarang. Syeila mencemaskan keadaan pria itu, dia jarang berbicara seharian ini. Ngomong-ngomong, Alex sampai ke hotel saat Syeila baru saja bangun tidur. Jadi dia bisa beralasan mencari angin sambil berkeliling melihat susana hotel di pagi hari yang cerah. Syeila percaya, dia tak sampai mengira jika sebenarnya Alex baru saja datang dari Jakarta. Wanita itu memberikan banyak sekali kepercayaan pada Alex, hingga jarang menaruh curiga. Dia wanita dewasa yang jarang bersikap kekanak-kanakan. Alex sangat nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN