My Destiny | 17

1903 Kata

Karena tergesa-gesa dan dalam keadaan terbakar hatinya, Alex melupakan segalanya--termasuk Syeila yang masih tertidur pulas di kamar. Pria itu bahkan terbang menuju Jakarta hanya menggunakan celana pendek di atas lutut, kaos polos tanpa memakai jaket. Tidak peduli cuaca sedang dingin sekali pun. Kepalanya penuh dengan Rara, hanya wanita itu. Alex sangat tidak tenang, gelisah sampai tidak bisa berpikir dengan benar. Beberapa kali dia mengusap wajahnya, meninju angin, bahkan menggerutu habis-habisan dengan kalimat kasar. Di pesawat Alex meminta kepada orang kepercayaannya jangan ada yang mengganggu dirinya. Alex tidur sebentar selama di perjalanan, dia mengantuk sekali sebenarnya tetapi kecemburuan membutakan segalanya. Jika tidak terbang ke Jakarta untuk memastikan Rara, Alex yakin semua p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN