My Destiny | 34

2047 Kata

Alex masih dengan wajah babak belurnya nekat mendatangi Remon di kediamannya, mengendarai mobil sendiri meski tulang-tulang tubuhnya terasa patah-patah semua. Dia harus berbicara dengan Remon, empat mata tanpa ada siapa pun mengganggu. Alex begitu gila kalau harus tetap di rumah saja tanpa melakukan apa pun, dia tidak bisa kehilangan Rara dan anaknya. Ini sudah terjadi, nasi sudah menjadi bubur. Alex sudah basah kuyup, maka bercebur saja sekalian. Saat memasuki rumah, Alex berpapasan dengan Julia. Wanita itu terkejut melihat Alex dengan keadaan amat sangat tidak baik-baik saja. Wajah tampan pria itu, astaga ... sudah penuh luka dan lebam kebiruan. Untunglah semua luka sudah diobati oleh asisten rumah tangga Alex tadi sebelum berangkat. "Alex, apa yang terjadi, Nak?" paniknya langsung men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN