Sashi Dokter akhirnya mengizinkanku untuk pulang. Akhirnya, aku tidak lagi harus berada di kamar rumah sakit ini terus menerus. Akhirnya, aku bisa kembali ke Bali. Akhirnya, aku bisa bertemu dengan teman-temanku lagi. Ah tapi tunggu dulu! Apa aku akan pulang ke Bali? Ava apa juga tinggal di Bali makanya kami bisa saling bertemu? Atau bagaimana ya? Jujur, aku belum bisa mengingat banyak. Aku hanya bisa merasakan bahwa aku dan dia memiliki perasaan satu sama lain. Namun detail bagaimana kami bisa saling mengenal dan bahkan kini aku sampai mengandung, belum bisa kuingat. Aku pun akhirnya menanyakan hal itu pada Ava, ketika pagi ini dia sudah membantu membereskan barang-barangku untuk pulang siang nanti. "Va ...." panggilku. "Ya?" jawabnya sambil membalikkan tubuhnya, mendekat padaku, dan

