Segala yang harus ditinggalkan

2981 Kata

"Lo mau ke mana?"   Sydney yang sedang memakai cardigan pun berbalik untuk melihat ke arah sumber suara. Terlihat Ardi sudah berdiri di dekat pintu. Tanpa ekspresi, tetapi siapa pun pasti tahu bahwa Ardi sedang panik-paniknya saat ini. Lalu, Sydney mengerjap. "Aku gak ke mana-mana," jawabnya dan merapikan cardigan hitam yang sudah melekat di tubuhnya itu.   Tangan kiri Ardi terangkat untuk menyisir rambutnya ke belakang, sebelum akhirnya mengusap lehernya yang sebenarnya baik-baik saja. Kemudian, ia berdeham. "Pundak lo masih sakit?" Untuk kedua kalinya Ardi memberikan pertanyaan.   "Udah enggak terlalu kok." Jawaban Sydney tidak sepenuhnya benar. Pundak kanannya masih terasa amat sakit. Tetapi, Sydney rasa ia harus pergi dari tempat yang membuatnya sesak ini. Sydney butuh udara sega

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN