Untuk menjadi yang diingini

2294 Kata

"Udahan dulu ngerokoknya."   Saat Ardi merasa rokok yang ada di mulutnya itu diambil, Ardi langsung mengalihkan pandangannya dari ponselnya itu. Sudah ada Elara yang berdiri di hadapannya yang sekarang sedang menghancurkan rokok punya Ardi yang masih terlihat utuh dengan cara menginjaknya.   "Mana catetannya?" tanya Ardi, ia mengernyitkan dahi. Menarik tangan Elara untuk ikut duduk di sampingnya.   Bel pulang sekolah sudah berbunyi dari sejam yang lalu dan tadinya Ardi sedang menunggu Elara di parkiran yang ingin meminjam catatan—besok gadis itu ada ulangan, dan saat Elara sudah kembali tetapi tidak membawa apa-apa di tangannya tentu saja Ardi bingung.   Elara meletakkan kepalanya pada bahu Ardi agar terhalangi oleh sinar matahari di atas sana. "Lagi di foto copy, lama banget lagi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN