satu jam sudah mas Bowo mengantar Wulan ke rumah ibu mertua tapi belum pulang juga padahal rumah ibu mertua tidak terlalu jauh...
aku mengeluar kan struk itu dari dalam kantong daster ku, aku membaca nya lagi aku seperti tidak asing dengan nama yang tertera dalam struk ini...
cukup lama aku berfikir akhir nya aku Ingan nama siapa ini, ini adalah nama mantan nya mas Bowo, mas Bowo pernah cerita kalo cinta pertama nya bernama Kirana...
terdengar suara mobil itu pasti mas Bowo pulang, benar saja...
" kok lama banget mas kan cuman nganter ke rumah ibu ?" tanya ku
" tadi ban mobil nya bocor jadi aku harus ganti dulu " ucap mas Bowo
" oh kirain main ke rumah mantan dulu " ucap ku
" ngaco kamu, udah lah aku mau tidur capek besok harus bangun pagi " ucap mas Bowo sambil merebahkan tubuh nya di kasur depan tv...
melihat mas Bowo tidur aku pun beranjak dari duduk ku mengecek setiap pintu dan kaca setelah dirasa semuanya sudah terkunci aku mematikan lampu dan langsung ke kamar...
***
pagi pagi aku sudah bangun membersihkan diri dan melaksanakan sholat subuh, setelah sholat aku ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk semua nya, dan menyiapkan bekal Alika untuk sekolah...
selesai masak aku ke ruang tv untuk membangun kan mas Bowo, setelah mas Bowo bangun aku ke kamar untuk membangun kan Alika...
setelah semua nya rapih kami sarapan bersama tapi aku tidak melihat ibu mertuaku...
aku tidak mau ambil pusing dengan ibu mertua ku toh anak nya pun tidak peduli, setelah sarapan mas Bowo langsung berangkat kerja aku pun bersiap untuk ke sekolah Alika...
saat aku mau berangkat ibu mertua ku keluar dari kamar ...
" kamu mau kemana ?" tanya ibu mertua ku
" aku mau ke sekolah Alika Bu " ucap ku
" oh.., pulang nya tolong mampir ke toko kue langganan ku tolong belikan kue karena teman teman ku akan datang untuk arisan di sini nanti siang " ucap ibu mertua ku
" kok gak bilang aku kalo ibu mau adain arisan disini " ucap ku
" emang nya kenapa toh ini rumah anak ku juga " ucap ibu mertua ku
" siapa bilang ini rumah ku Bu dan mas Bowo menikah dengan ku, aku sudah punya rumah ini " ucap ku kesal
" anak ku juga tinggal di sini jadi ini juga rumah anak ku, sudah lah sana berangkat Jangan lupa pesanan ku " ucap ibu mertua
" mana uang nya " ucap ku sambil menengadahkan tangan meminta uang
" ya pake uang kamu lah kan kata nya ini rumah kamu " ucap ibu mertua
" ya udah kalo gitu jangan arisan disini karena ini rumah ku " ucap ku
aku pun langsung pergi meninggalkan ibu tidak lupa aku mengunci kamar ku...
aku langsung pergi mengantar Alika ke sekolah tidak aku perduli kan panggilan ibu, malas rasa nya berdebat terus dengan nya setiap hari tidak pernah ada damai nya rumah semenjak ibu ada...