bab 10

528 Kata
Wulan tidak jadi membawa belanjaan ku jadinya aku langsung memasak ayam goreng dan sayur SOP untuk makan siang.. setelah matang aku langsung mengajak Alika untuk makan, ternyata ibu Wulan beserta kedua anak nya ikut bergabung di meja makan, aku membiarkan nya saja, aku langsung menyiap kan makan untuk Alika nasi ayam dan sayur begitu pun untuk ku aku ambilkan seperti Alika... " mama aku mau ayam goreng " ucap Alan anak Wulan " iya nanti mama ambilkan tunggu sebentar " ucap Wulan sebenar nya aku goreng ayam agak banyak untuk malam juga tapi tidak apa apa lah nanti aku goreng lagi untung tadi aku buat ayam ungkep banyak jadi cukup sampai nanti malam, kasian juga kalo Alan dan Susi hanya melihat Alika makan ayam... " Alan mau ayam ceperti Alika, ambil caja mama Alika gak peyit kok " ucap anak ku " iya Alika makacih ya " ucap Alan seandainya saja kelakuan Wulan dan ibu nya seperti Alan dan Alika pasti aku tidak akan seperti ini pada mereka... kamu pun makan bersama dengan lahap, setelah makan aku membereskan bekas makan kami saat aku sedang membersihkan semua nya tiba tiba Wulan datang mengambil tempat makan dan ingin memasuk kan ayam yang belum aku goreng yang masih ada di dalam panci... " apa yang kamu lakukan Wulan ?" tanya ku " aku mau ambil ayam untuk aku bawa pulang untuk anak anak " ucap nya " boleh tapi cuman dua saja yang boleh kamu bawa itu hanya untuk anak anak, karena itu aku masak untuk aku anak ku maa Bowo dan ibu kalo kamu mau bawa banyak berarti kamu harus bayar karena aku pasti harus repot membeli ayam lagi ke pasar " ucap ku " pelit banget sih mba cuman ayam doang aja " ucap nya " bukan pelit Wulan tapi aku malas masak lagi , itu sengaja aku ungkep lebih banyak agar aku tinggal goreng saja nanti saat makan malam " ucap ku " ya udah nih aku minta tiga potong aja untuk aku dan anak anak makan malam nanti, sekarang aku mau pulang disini juga percuma gak bisa makan bebas " ucap nya sambil berlalu keluar dari dapur aku tidak peduli dia mau apa karna sudah kebiasaan dia mengambil makanan di sini dia pikir di sini rumah makan gratis apa aku dan anak ku juga perlu makan... setelah merapi kan semua nya aku menghampiri Alika yang sedang bermain dengan Susi... " Alika Susi nanti mainan nya di masukin lagi ya ketempat nya kalau sudah main nan nya, biar tidak berantakan kan kalian anak pintar " ucap ku " iya ma " ucap putriku " iya Tante " ucap Susi setelah melihat anak anak aku duduk di depan tv bersama ibu mertuaku dan juga Wulan... " kata nya mau pulang lan ?" tanya ku " nanti tunggu mas Bowo pulang " ucap nya ketus " oh..., oh ya Bu di kulkas itu jatah makan seminggu kalo berkurang berarti ibu harus beli jadi jangan boros boros, dan beras untuk jatah sebulan aku beli kalo kurang berarti ibu harus beli juga jadi jangan boros boros " ucap ku mengingat kan ibu mertua ku hanya diam tapi sorot matanya terlihat sangat kesal...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN