Nadhifa membuka pintu apartemen, tidak terasa dia sudah tinggal satu minggu disini. Selama ini, tidak ada masalah berarti dengannya. Hanya saja masih ada satu dua apartemen kosong yang berada di lantai tempat apartemennya berada. Itu unit yang cukup sulit terjangkau, jadi masih banyak yang belum memiliki pemilik. Dia hanya satu orang yang beruntung karena bisa memilikinya dalam waktu singkat. Nadhifa masuk ke dalam lift dan turun di lantai satu. Saat itu, dia berpapasan dengan seorang pria yang memakai topi serta memakai ransel besar di punggungnya, dari yang terlihat pria itu merupakan seorang yang menyukai berkemah. Nadhifa menduga dia merupakan salah satu orang yang memiliki apartemen disini dan baru pulang setelah beberapa hari berkemah. Dia hanya menganggapnya angin lalu dan meneru

