Azzam berjalan gontai keluar dari rumah Reina. Dia di sana selama empat jam untuk berbicara dengan orangtua Reina, saat itu dia dijelaskan oleh mereka dan membicarakan tentang perceraian mereka. Akhirnya kedua mertuanya tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mereka meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada dia dan keluarga besarnya. Azzam hany mengangguk dan membalas ucapan mereka dengan anggukan kepala atau jawaban singkat. Tenaganya sudah hilang entah kemana sejak mengetahui jika putra yang sudah dia nantikan sejak beberapa bulan yang lalu ternyata bukanlah anak kandungnya. Dia keluar dari rumah itu tanpa berbalik. Azzam mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang di jalan raya karena takut jika emosinya meledak dan akan membuatnya kecelakaan. Dia tidak akan berbuat bodoh untuk kesekian k

