41

1217 Kata

Aurel POV Aku berdiri di ambang pintu kamar. Aku sedang memperhatikan seorang pria yang tengah duduk di pinggir tempat tidur dengan membelakangiku. Tampaknya dia sedang tidak baik. Pasti gara-gara aku. Aku telah membuatnya seperti itu. Terlalu sering aku membuatnya menderita. Dia tak bahagia di sisiku. Dia hanya menjalankan tugasnya saja sebagai suamiku. Atau hanya karena dia kasihan padaku. Karena aku wanita yang menyedihkan. Ali, maafkan aku. Aku tidak bermaksud tak menghargai kebaikannya padaku. Hanya saja, aku merasa tak pantas untuk mendapatkannya. Entah kenapa, sejak dia memperlakukan aku layaknya sebagai istrinya. Harusnya aku senang. Akan tetapi aku jadi tak tenang. Aku malah merasa tak layak diperlakukan dengan baik olehnya. Apa karena aku telah berubah menjadi wanita yang bai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN