55

1098 Kata

Ancaman Andra membuat Ali memanas. Ia susul kepergian pria itu. Meski sempat ia dicegah oleh istrinya dan orang tuanya serta papi mami Aisyah. Ia tak peduli. Mereka juga tidak bisa menahan Ali. Sekuat tenaga Adam dan Hamdan menghalang Ali untuk pergi. Tapi mereka kualahan, tenaga Ali lebih kuat. Ali sedang marah besar, dan di saat itulah tenaganya jadi berlipat ganda. Tak ada yang bisa menghalangi Ali. Ia pergi menyusul Andra. Ia melihat pria itu kini di parkiran. Sedang membuka pintu mobil dan saat detik itu juga Ali hampiri Andra dan langsung ia pukul wajah Andra sampai pria itu meneteskan darah segar di hidungnya. "Itu pelajaran buat lo b******n!" tegas Ali kasar. Mungkin di ruangan tadi ia tidak bisa berucap kasar di depan orang tuanya. Tapi di sini, ia tak akan peduli. Hanya ada dir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN