PART 23

1015 Kata

"Besok anterin gue ke bandara. Jam 7 pagi udah terbang. Lo gue peringatin, jangan sampek telat!" Ucap Senja penuh tekanan, meski dia bercanda, tapi juga serius. Tau sendiri, Jingga kalau bangun harus diadzani dulu ditelinganya, baru bangun. "Kok pagi banget sih?" Gerutu Jingga, dia sendiri ragu bisa bangun jam segitu. "Ya pokoknya gue gak mau tau. Besok, gue tunggu di bandara." Jingga mengangguk lesu, "Baiklah aku akan berusaha." "Yu ken du it?" "Hei itu kalimatkuuu." Senja mengusap lembut puncak kepala Jingga, "Setidaknya kita akan bertemu sebelum 3 hari aku di Bandung, mengurangi rasa rinduku yang tak kupastikan akan bertahan lama. Semoga ku tak merindu sampai lupa tugasku disana." Ucapnya dalam hati, rasanya keluh mengucapkan itu. Dia tidak ingin Jingga akan semakin berat melepasn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN