Suara nyaring yang memanggilku semakin dekat, membuatku terlonjak dari ranjang tempatku tidur. "Jingga, banguuun." Mama sudah membuat onar sepagi ini. Dia mengetuk pintu kamar dengan sangat keras. Ada apa sih? Pulang telat juga tidak, tapi kenapa Mama jadi seperti itu. Aku membuka pintu kamar dengan malas-malasan. "Apasih Ma?" Tanyaku, tapi kali ini yang ada didepanku ternyata bukan hanya Mama, tapi ada Mamanya Senja juga. Lah? "Tante?" Wanita itu terlihat khawatir, wajahnya sudah kucel. "Jingga, kamu tau dimana Senja? Dari kemarin dikampus sama kamu, sampek sekarang dia gak pulang." Ucap wanita itu yang membuatku terhenyak, aku jadi ingat terakhir kali kita bertemu, bukannya Senja pamit untuk menemui Mamanya Bintang ya? Tapi kenapa sampai sekarang belum pulang? Aku sangat mengerti Se

