Joselin POV ========== Ternyata Shua semenjak kecil sudah mengerikan. Aku tidak percaya dia membantai binatang peliharaan semua teman-teman sekelasnya. Christa bilang kalau Shua sangat pendiam, jadi dia hanya mengira saja alasan dibalik semua itu. Dia merasa kalau Shua kesal, dia pasti bertingkah aneh. Kalau sudah begitu, sebaiknya menjauh. Benar. Dia menyakitiku, berniat membunuhku.. tapi... Tidak, dia tidak berniat membunuhku juga. Dia terlalu kompleks untuk dipahami. Aku pun tidak mengerti apa kemauannya meskipun kami lebih banyak menghabiskan waktu berdua, tinggal serumah dan tidur seranjang. Bagiku Shua itu seperti daging buah yang lembut, sementara Jimmy itu adalah kulitnya yang kasar. Tidak.. sama saja! "Aku harus bertemu psikiater," kataku pada kedua teman baruku ini, "ada h

