48wp31

1324 Kata

Pagi yang cerah ini, Regan tidak berada di ruang kerja seperti sebelumnya. Karena Vincent terbangun dan ingin ditemani olehnya. Bayi berusia enam bulan itu kini suka sekali mengoceh tak jelas, membuat Regan gemas sendiri melihatnya. "Anak Daddy, yang paling ganteng lucu banget sih. Tapi kamu masih gantengan Daddy sih, kalo diliat Daddy punya hidung lebih mancung, senyum lebih indah daripada senyum kamu haha." Regan tertawa melihat wajah cemberut Vincent, seakan anak itu mengerti apa yang ayahnya katakan. Dengan gemas Regan mencubit pipi putranya, lalu menciumi secara brutal. Vincent benar-benar membuat dirinya tak bisa berhenti gemas. Bayi gembul itu selalu berceloteh ria saat bersama dirinya, berbeda ketika bersama banyak orang. Sedangkan Victoria selalu aktif di mana pun berada. "Vinc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN