Misi Lain - 18

1402 Kata

“Ehm.” Ann merasa jika seseorang sedang menyentuh tubuhnya. Rasa geli, dan nikmat kini ia rasakan secara bersamaan. Sesuatu telah memenuhi intim miliknya. Entah siapa yang membuatnya merasakan kenikmatan itu, kedua mata Ann sangat sulit untuk terbuka saat ini. Tidak, matanya sudah terbuka … hanya saja, ada yang menutup mata itu dengan kain hitam. Sementara tangan dan kaki Ann terikat di setiap sudut ranjang. Mulut Ann juga terasa seperti di bungkam menggunakan kain hingga tidak bisa mengeluarkan suara keras. “Apa kau menikmatinya?” suara itu sangat ia kenal. “Ehm.” Tidak bisa menjawab, Ann hanya bisa mengerang dengan suara tertahan. Marah … dirinya yang tidak bisa berbuat lebih dari itu, hanya bisa menyumpahi pria yang kini tengah menikmati tubuhnya. “Sayang … tidak seharusnya kau mar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN