Bb. 108

3711 Kata

David kini melangkah masuk ke perusahaannya, raut wajahnya terus tersenyum membuat para karyawan yang melihat sontak mengerutkan kening dan bertanya-tanya, namun tak dipungkiri kehadiran anak kedua membuatnta tambah bahagia dan bersyukur soal hidup, dan ia jadi lebih menyayangi keluarga kecilnya, ia tidak ingin ada lagi drama yang menyakiti perasaan wanita yang menurutnya sangat tulus. "My broooo...." Rangkulan tiba-tiba membuat David sontak menoleh ke arah samping. Laki-laki tersebut hanya berdehem saja membuat ia memutar bola matanya dengan jengah. "Gimana? Udah siap belum?" tanya Filo membuat David sontak menoleh ke arah sahabatnya ketika menekan tombol lift. "Siap apanya?" tanya David membuat Filo hanya menghela nafasnya gusar, mereka berdua kini melangkah memasuki lift dan David men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN