Wanita paruh baya tersebut melangkah memasuki kantor agensi yang menjadi pusat permodelan dan para artis yang berlalu lalang di televisi, sorot mata dari wanita paruh baya tersebut sontak menajam terlebih empat laki-laki berbadan tegap dengan memakai seragam hitam selayaknya bodyguard ada di belakangnya, semua yang berada disana sontak menjadikannya pusat perhatian. "Dimana ruangan Nola?" tanyanya. "Disana Bu," balas wanita yang ditanya tersebut, mereka yang melihat sontak tahu siapa sosok tersebut yaps itu Heni istri dari Pak Gusti atau lebih tepatnya pemegang saham terbesar untuk perusahaan suaminya. Heni memasuki ruangan tersebut tanpa mengetuk, Nola yang sedang menunduk memikirkan nasib tersebut sontak ingin memarah namun ketika ia mendongak bukannya marah ia malah terkejut dan beran

