David masih berada di perusahaannya, ia baru selesai meeting dengan perusahaan luar negeri yang akan bekerjasama dengan perusahaannya, ia kini bersandar di kursi kerjanya dengan kedua tangannya yang menjadi tumpuan untuk kepalanya. "Semoga kerjasamanya berjalan lancar," gumam David sambil tersenyum tipis, dering telepon membuat ia meraba untuk mengambil handphonenya dengan malas. Laki-laki tersebut sontak terkejut melihat nama 'Bunda Tersayang' yang tertera di layar handphonenya, ia lantas membenarkan posisi duduknya lalu mengangkat teleponnya. "Halo Bunda, kenapa?" "DAVID! INI BERITA MACAM APA SI! CEPAT SEGERA SELESAIKAN!" David lantas menjauhkan handphonenya dari telinganya karena teriakan nyaring dari sang bunda. "Ya Allah Bunda, kenapa teriak-teriak si kan bisa pelan-pelan," kata D

