Anneliese dan Ariekhsa sampai di kediaman pria itu dan untungnya Ariekhsa sudah sadar saat tiba di apartemennya, sehingga Anne tidak perlu repot-repot untuk membawa Ariekhsa. "Tunggu." Anne baru saja menyimpan sepatunya dan berdiri di belakang Ariekhsa. Pandangannya mengikuti pria itu yang menatap tempat cuci piring. "Kamu tidak membersihkan piring-piringnya?" Anen memutar bola matanya malas di balik punggung Ariekhsa. Kesal bukan main, masalahnya, bagaimana bisa Anne mencuci piring-piring itu ketika Ariekhsa menerornya dengan ribuan pesan dan panggilan telepon untuk segera menjemputnya di kelab tadi? "Aku tidak ada waktu. Kamu sendiri yang menyuruh aku untuk pergi secepatnya dan menjemput kamu, bukan?" Anne sudah akan melepas mantelnya, namun Ariekhsa mendekat dan membuat Anne ketakuta

