Patung-patung itu kembali bergerak dan mengarahkan kepala mereka ke arah Ian. Mereka berlari untuk menyerangnya sementara Warren sudah sibuk menarik Selena untuk bersembunyi di balik ranjang raksasa. Patung-patung itu menyeruduk ke arah Ian dan lelaki itu kembali mengacungkan tangannya. Angin kencang langsung menerpa semua patung itu hingga mereka semua terhempas ke dinding di belakangnya. Bunyi berkelontangan yang berisik sekali menandakan bahwa semua patung-patung itu jatuh berserakan di lantai. Tidak ada yang bergerak lagi dan nampaknya yang menggerakkan mereka telah pergi. “Apa yang dilakukannya ??!” geram Ian pelan dan ia mengepalkan tangan karena marah. Selena dan Warren menutup mulut mereka karena ketakutan dan sudah pasti mereka ketahua

