Jeremy yang mendengar suara Mariah, langsung meronta dan mengeluarkan erangan kembali agar Mariah menoleh ke arahnya. Mariah hanya melirik ke arahnya dengan pandangan jijik. “Hanya mengurus lima orang anak muda dan satu kakek tua saja kau tidak bisa. Apa yang kau harapkan dariku ? Menolongmu dari ikatan murahan macam itu ???” Mariah mendengus dan mengacuhkannya begitu saja. Jeremy langsung terdiam mendengarnya. Mungkin ia mengutuk dalam hati terhadap Mariah. Mariah nampaknya tidak berniat menolongnya sama sekali. Ia kembali memandang pada mereka semua. Tatapannya berhenti pada cincin yang dipakai Rudolph. “Berikan padaku cincin itu, Rudolph.” perintahnya seketika. Rudolph tidak bergeming. “Kenapa aku harus menurutimu ? Aku memang sudah tua ta

