30. Prinsip Hidup

1072 Kata

Hari ini Damar sudah memutuskan untuk menghabiskan malamnya dengan berbotol-botol alkohol disini. Kalau perlu dia akan terus minum sampai tidak sadar. Untungnya ada Bimo disini, setidaknya ada yang mengantarnya pulang jika nanti sewaktu-waktu dia mabuk. Namun karena kadar toleransinya terhadap alkohol cukup tinggi maka dia butuh lebih dari tiga botol untuk membuatnya benar-benar mabuk. Dengan cepat dia kembali menuangkan alkohol ke gelasnya yang sudah tandas. Dia memenuhi gelasnya seakan yang diminumnya itu hanyalah sebatas air putih biasa. “Woy, santai aja dong minumnya. Itu alkohol men, bukan soda!” cegah Bimo ketika dilihatnya Damar minum seperti orang kesetanan. Dia tau sahabatnya itu memang kuat minum. Tapi dia juga tidak membenarkan cara minum Damar yang tergesa-gesa seperti ini.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN