Sakit hati Sella

1109 Kata

"Anggara.. Lepaskan bolanya." Nayla mencoba merebut bola rintangan Anggara. Bukanya bisa mendapatkannya. Nayla terus mendekati tubuh Anggara. Mereka saling menatap sekilas. Bahkan kedua mata Anggara menatap kagum bibir cantik dan wajah cantiknya yang begitu menggoda. "Tidak akan!" ucap Anggara, tersenyum mengejek. "Tapi jika kamu mau menciùm pipiku aku akan berikan." Anggara memeluk kedua pipinya. "Tidak akan!" "Ya, sudah. ambil saja sendiri Kalau begitu." "Gaga... Berikan!" Nayla mencoba meraihnya lagi. Dengan badan sedikit tertunduk. Nay hampir saja terjatuh ke bawah. Anggara yang terkejut melempar bolanya. Mengangkat tubuh Nayla yang berusaha menyentuh panasnya lapangan bola basket. Kedua mata mereka saling bertemu. Saling memandang satu sama lain. Wajah yang begitu sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN