Istana yang Dibangun dari Janji.

966 Kata

​Pagi itu, Jakarta masih diselimuti kabut tipis yang menyelimuti puncak-puncak gedung pencakar langit, namun di dalam mobil yang dikemudikan sendiri oleh Ethan, suasana terasa begitu jernih dan penuh dengan antisipasi yang mendebarkan. Setelah percakapan mendalam Lily dengan mentornya, Nyonya Martha, dan keputusan final yang diambil dengan keyakinan penuh, Ethan merasa seolah-olah beban ribuan ton telah terangkat dari pundaknya. Namun, ia tahu bahwa kata-kata dan janji saja tidak cukup untuk menghapus bayang-bayang kelam dari masa lalu mereka di rumah lama yang penuh dengan memori dingin bersama Victoria. Ia butuh sebuah simbol fisik, sebuah wujud nyata dari permanensi dan komitmen yang ia janjikan kepada Lily. ​Mobil melaju meninggalkan pusat kota yang bising, menuju ke arah selatan, ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN