Bab 50

1451 Kata

Eden membuka kedua matanya dengan pelan. Hal pertama yang dilihat adalah gelap gulita tanpa penerangan. Pupil matanya melebar, mencoba melihat situasi. Tanpa sadar, pria itu meraba tubuhnya sendiri. Perasaan aneh pun berkecamuk, antara percaya dan tak percaya. Bahwa semua yang dilakukan oleh siluman ikan membuat keajaiban besar. Tubuhnya seringan kapas, seperti saat menjadi pemburu siluman. Aliran darah yang semula tersendat-sendat kini lancar. Itu artinya meridian nya terbuka, dan ia bisa mengeluarkan kekuatan magisnya. Pikirannya pun melayang pada si rubah Eden yang menemuinya, kata-kata yang keluar dari mulut rubah itu selalu terbayang-bayang di dalam otak. Ia dan dia adalah satu, dengan tubuh yang sama. Lantas, apa alasan jiwanya dibawa kemari? Eden sendiri pun tak tahu menahu deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN