Gallio tak main-main dan terus saja menyerang Alan tanpa jeda sama sekali. Dia lebih bringas dari Mike. Sejauh mereka bertempur, tak ada rasa lelah di wajahnya. Bahkan dia terlihat menikmati semua hasil jeri payah yang baru saja di lakukan. Katakanlah Gallio gila, lebih gila dari Irene. Namun kegilaannya masih dalam tahap wajar. Dalam urusan Kelly, dia merupakan pelindung yang sempurna. Pria itu bagaikan malaikat meski terkadang perkataannya selalu menyakitkan. Ledakan demi ledakan terjadi sampai beberapa rumah tak berbetuk. Para siluman lainnya langsung lari terbirit-b***t menyelamatkan diri. Alan terengah-engah di tengah medan pertempuran. Sementara Gallio berdiri tegak layaknya robot. “Apakah hanya ini kemampuanmu?” tanya Gallio mengejek sambil menyunggingkan senyumnya. Suara itu,

