"Mandinya jangan lama-lama ya, sayang. Aku sudah sangat lapar nih, sejak tadi menunggu kamu untuk bangun tapi tidak bangun-bangun!" Ucap Putra dengan meninggikan suaranya. "Iyaaaaa..." Jawab Rania dari dalam kamar mandi. Putra mengganti pakaiannya dan tidak luput menyemprotkan parfum kesukaan Rania. Ia menunggu Rania di pinggir kolam renang, duduk dengan memandangi ponselnya. *** "Jendral, mengapa Putra akhir-akhir ini sangat sulit saya hubungi? Apakah dia menghindariku?" Tanya Siska tatkala singgah di kediaman Jendral Agung. Jendral Agung yang sedang duduk di kursi kebesarannya tampak menyunggingkan senyumannya. "Tampaknya kamu sudah sangat tidak sabar ingin menikah dengan Putra, Siska. Apakah kamu telah siap untuk dipinang oleh Putra?" Jendral Agung balik bertanya. Siska tersenyu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


