Menggeliat malas, Olivia membuka kedua matanya perlahan. Tirai jendela sudah terbuka lebar, sinar matahari menerobos masuk ke dalam kamar dan mengenai wajah Olivia, membuat tidurnya terganggu dan memaksanya membua kedua mata. Olivia mengerjap pelan, kembali menggeliat dengan satu tangan meraba sisi ranjangnya yang lain. Dia tidak menemukan keberadaan Richard. Olivia melirik jam di atas meja, masih pukul delapan. Aneh, tidak biasanya Richard meninggalkan ranjang mereka sepagi ini di hari minggu. Mengernyit bingung, Olivia beranjak dari ranjang, berjalan lambat sambil memakai kimononya untuk keluar dari kamar. Olivia menuruni satu persatu anak tangga, jemarinya mengurai rambutnya yang tergerai dan terlihat berantakan karena dia baru saja bangun tidur. Olivia mencari Richard di dapur, tap

