Richard melepaskan jasnya, melonggarkan ikatan dasinya lalu melirik ke arah pintu kamar mandi yang terbuka. “Hei,” sapanya pada Olivia yang keluar dari sana. “kau belum tidur?” tanya lagi. Saat Olivia mendekat, Richard mengecup bibir Olivia singkat. “Hm, aku tidak bisa tidur sebelum melihatmu pulang.” Jemari Olivia mengelus wajah lelah Richard. “kau dari mana saja?” Sudah pukul sepuluh malam dan Richard baru saja pulang, padahal tidak biasanya lelaki itu pulang terlambat seperti ini. Membuat Olivia mencemaskan Richard dan semakin gelisah saat Richard tidak bisa di hubungi. “Aku menelefon Alex dan dia bilang kau menyuruhnya pulang lebih cepat dan akan pulang sendirian. Ada apa, Rich, apa ada masalah?” “Tidak,” Richard duduk ditepi ranjang, kemudian meraih tubuh Olivia duduk di atas pang

