Untuk kesekian kalinya, Malvin harus melihat Pria lain ada di dekat Ara. Awalnya Malvin tak ingin menghuraukan mereka. Apalagi mengingat posisi mereka yang berada di depan Kantor. Namun, Malvin seolah seram karena Pria bernama Galang itu selalu mendekati Ara. Sontak Malvin pun kini mendekat ke tempat mereka berdiri. Tepatnya berada di belakang Ara. Melihat Malvin menatapnya dangan dingin, Galang pun menyapa anak muda itu. " Hay?! " Galang dengan ramah menyapa Malvin. Lalu Ara pun menoleh ke belakang. Ia begitu kaget, melihat Malvin yang tiba-tiba berdiri di belakangnya. Baru saja siang tadi, Malvin memprotes dirinya untuk tidak dekat-dekat dengan Pria lain. Ara merasa seperti sedang kegep oleh Pacarnya sendiri. " Vin, dia datang sendiri. Gue nggak ada tuh nyuruh dia jemput! " Ujar

